Siapa yang Menguasai Hidupmu ?


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Siapa yang Menguasai Hidupmu ?

Ayat Pedoman : 2 Korintus 5 :14-15 5:14 : Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. 5:15 : Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

Beberapa orang hidupnya tidak dikuasai lagi oleh Tuhan. Kita lihat keadaan belakangan ini, banyak orang memilih kesibukan dengan pekerjaan, gadget dan hal lainnya yang berada di luar Tuhan. Seharusnya kasih Kristus yang menguasai hidup kita dan menjadi suatu keharusan untuk menjalani kehidupan dengan cara menyenangkan Kristus. Semua ada dalam hidup kita seharusnya menceritakan tentang Kristus saja. JESUS IS THE LORD.

Banyak orang yang tidak memprioritaskan Tuhan, sehingga akhir hidupnya tidak berakhir dengan baik. Kita sibuk mengejar hal lain lalu melupakan hubungan dengan Tuhan. Padahal dalam doa, kita dapat menemukan strategi Allah untuk menghadapi kehidupan ini, sehingga tidak perlu ikut-ikutan menggunakan cara orang dunia untuk mencapai kesuksesan.

Nats Yohanes 6:35 : “Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi. “ Yesus memuaskan kehidupan orang percaya, sehingga kepuasan hidup kita adalah ketika kita bisa menikmati hadirat Allah dan Allah menikmati gaya hidup kita.

Jika Firman Allah tidak bisa mengubah hidup seseorang, itu pertanda bahwa Firman Allah tidak menetap dalam hidup orang tersebut. Firman Allah telah menyebutkan bahwa benih FirmanNya jatuh pada beberapa jenis tanah, tetapi yang tumbuh dengan baik adalah benih yang jatuh di tanah yang baik.

Hidup kita harus mengampuni. Mengampuni bukan merupakan perasaan, tapi itu adalah pilihan kita untuk melakukan kehendakNya atau tidak. Kemampuan dari Tuhan saja yang menolong kita untuk dapat mengampuni, sekalipun kita kehilangan banyak hal. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dimampukan untuk melakukan kehendak Tuhan.

Nats 1 Yohanes 2:4 : “Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.” Biarlah kita ditemukan sebagai orang-orang yang tidak berdusta kepada Tuhan. Semua tindakan dan hati kita harus tertuju pada Tuhan dan selaras dengan Tuhan. Kasih Kristus yang mendorong kita untuk mengikuti kehendak Tuhan.

Kekristenan bukan bicara tentang kuantitas tetapi kualitas. Kekristenan tanpa Kristus bukanlah Kristen, oleh sebab itu pastikan hidup kita memiliki hati seperti Kristus.

Tuhan Yesus memberkati.

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 09.30 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 16 September 2018 Pengkhotbah : Pdt. Sony ( diringkas oleh : Vera Hartini )


Archive