Pilar Kekristenan


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Pilar Kekristenan

Ayat Pedoman : 1 Korintus 13:13 “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan, dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih .”

Menjelang kedatangan Kristus yang kedua kalinya, tantangan dan masalah akan semakin banyak dihadapi oleh anak Tuhan. Oleh karena itu, kita membutuhkan pilar-pilar supaya kita kuat menghadapi goncangan. Untuk mendirikan gedung, diperlukan fondasi dan pilar. Fondasi kekristenan kita harus kuat, yang terdiri dari Tuhan Yesus dan Firman Tuhan.

Sedangkan pilar kekristenan memiliki 3 pilar yaitu :

1. Iman Iman begitu penting, sehingga kita harus sungguh-sungguh mencari Tuhan dan percaya Tuhan itu ada, seperti nats Ibrani 11:6 : “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia ”. Iman kita seharusnya jangan seperti anak-anak yan gampang percaya dan gampang goyah. Dalam keadaan sulit, tetap percaya Allah kita adalah Gembala dan Bapa yang baik. Supaya iman kita bertumbuh, maka kita perlu mendengarkan firman seperti nats Roma 10:17: “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

2. Pengharapan FirmanNya berkata pengharapan seperti sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita. Ketika kapal terombang ambing oleh badai, maka pelaut menjatuhkan sauh supaya kapal tidak karam. Karena pengharapan itu seperti sauh yang kuat dan kita letakkan di surga bukan di dunia, kita bisa bertahan dan mampu berjalan di tengah kesulitan.

3. Kasih Seperti nats di atas, pilar terbesar adalah kasih, karena Allah adalah kasih. Tanpa kasih Yesus yang mengorbankan jiwanya untuk kita, kita tidak bisa berhubungan dengan Tuhan. Kasih harus ada di dalam hidup orang percaya. Kekristenan bukan suatu agama yang merupakan sekumpulan aturan dan ritual, tetapi berjalan bersama Kristus dan hubungan bersama Kristus. Simbol SALIB ada garis horizontal dan vertikal, garis vertikal melambangkan hubungan kita dengan Tuhan, dan garis horizontal melambangkan hubungan kita dengan sesama.

Tuhan Yesus memberkati.

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 09:30 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 25 Februari 2018 Pengkhotbah : Pdt Andryanto Budi Suwardi ( diringkas oleh : Vera Hartini )


Archive