Berbuah Bagi Kristus


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Berbuah Bagi Kristus

Ayat Pedoman : Yohanes 15:1-8

15:1 : Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. 15:2 : Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah. 15:3 : Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. 15:4 : Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. 15:5 : Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 15:6 : Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. 15:7 : Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 15:8 : Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

Buah orang Kristen adalah buah Roh, yang terdapat pada kitab Galatia 5:22 : “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan”.

Tujuan kita berbuah, yaitu :

1. Mendatangan sukacita buat orang lain 2. Tuhan dimuliakan 3. Setelah kita dipanggil Tuhan, muncul tunas-tunas baru.

Cara supaya kita berbuah adalah sbb :

1. Kita harus tinggal dalam Tuhan dan memastikan Tuhan jadi prioritas utama. Memang mudah kita mengandalkan Tuhan di masa sulit tapi ketika kita diberikan berkat oleh Tuhan, kita cenderung meninggalkan Tuhan.

2. Kita harus siap diproses Tuhan, agar memperoleh buah kesabaran, otomatis kita hidup kita lebih sabar.

3. Kita harus berakar kuat di dalam Tuhan. Pohon bisa ditiup angin dan bergoyang bak menari, tapi tidak tumbang karena akarnya kuat. Begitulah kita, apabila kita berakar kuat di dalam Tuhan, maka kita bisa menari di tengah badai.

Tuhan Yesus memberkati.

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 09:30 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 11 Februari 2018 Pengkhotbah : Pdt Widya Ratna ( diringkas oleh : Vera Hartini)


Archive