Berjalan dengan Iman


Tema khotbah : Berjalan dengan Iman

Nats Roma 1:7 berbunyi : “Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Orang benar harus memiliki perjalanan iman yang bergerak dari iman menuju pada iman. Kian hari kian meningkat imannya pada Kristus. Orang benar akan hidup apabila mempunyai iman.

Definisi iman adalah mempercayakan hidup kita seluruhnya kepada Tuhan.

Pada Kitab Roma 4:11–12 berbunyi : 4:11 : Dan tanda sunat itu diterimanya sebagai meterai kebenaran berdasarkan iman yang ditunjukkannya, sebelum ia bersunat. Demikianlah ia dapat menjadi bapa semua orang percaya yang tak bersunat, supaya kebenaran diperhitungkan kepada mereka, 4:12 : dan juga menjadi bapa orang-orang bersunat, yaitu mereka yang bukan hanya bersunat, tetapi juga mengikuti jejak iman Abraham, bapa leluhur kita, pada masa ia belum disunat.

Nats tsb mau menyatakan bahwa Tuhan berkenan kepada Abraham walaupun Abraham belum disunat karena Abraham mempunyai iman terhadap janji-janji Tuhan.

Ayat Alkitab pada Ibrani 11:31 menyatakan :”Karena iman maka Rahab, perempuan sundal itu, tidak turut binasa bersama-sama dengan orang-orang durhaka, karena ia telah menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik.” Di sini dinyatakan bahwa Rahab tidak binasa karena dia beriman kepada Allah-nya orang Israel.

Oleh sebab itu, dalam segala aspek kehidupan kita, iman sangatlah diperlukan oleh setiap kita.

Ayat lain pada 2Timotius 4:7 berkata : “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Iman itu harus kita pelihara sedemikian rupa karena iman itu bisa hilang dalam hidup kita karena kita tidak pernah memakainya.

Lukas 18:8 berkata : “Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Jadi, pergumulan hidup seberat apapun apabila kita beriman, maka kita pasti sanggup menghadapinya. Iman inilah yang dicari DIA dalam kehidupan manusia.

Ayat tsb berbicara tentang : 1. Cara hidup kita.

2. Kualitas hubungan kita dengan Tuhan.

3. Kualitas pelayanan kita di hadapan Tuhan.

Dalam segala perkara termasuk perkara kecilpun sudah tercatat di Alkitab di Roma 14 : 23 : “Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.” Jadi, apapun yang kita lakukan semuanya harus menggunakan iman.

Ibrani 11:6 berbicara : “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.” Ayat inipun hendak menguatkan kita bahwa imanlah yang membuat kita dikenan oleh Allah.

Ciri orang yang berjalan dengan iman yakni : 1. Orang itu tidak mudah takut / kuatir/ cemas / gelisah. Mempunyai rasa takut itu adalah wajar, tetapi janganlah takut secara berlebihan / phobia.

2. Hidupnya gampang sekali menyerahkan diri kepada Tuhan bahkan sabar menantikan janji-janji Tuhan dalam hidupnya. Serahkan beban hidup kita kepada Tuhan. Kita perlu meneladani bapaknya orang beriman : Abraham.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 02 April 2017 Pengkhotbah : Pdt Antonius Kindangen ( diringkas oleh : Judy Goenarto )


Archive