Tuhanlah Penolongku


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Tuhanlah Penolongku

Ayat pedoman : 2 Tawarikh 20:3-4 20:3 : Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. 20:4 : Dan Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan dari pada TUHAN. Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN.

Kita harus mengerti kapan saatnya Tuhan bertindak untuk menolong kita. Kadang, ketika kehancuran sudah di ambang pintu, saat itulah juga Tuhan menolong kita. Selain sebagai penolong, Tuhan juga adalah hakim yang Maha Adil. KeputusanNya selalu tepat dan benar.

Kita harus meneladani kehidupan raja Yosafat seperti bacaan di atas. Saat ada masalah datang, yang pertama kita lakukan adalah mencari Tuhan dahulu. Terkadang pula, Tuhan mengizinkan kita menghadapi masalah itu karena Dia tahu cara yang terbaik untuk melawan ketakutan itu adalah dengan masuk ke dalam masalah itu dan menghadapinya. Hal itu baik untuk dilakukan daripada kita mengomel tidak jelas dan merasa pesimis, juga lebih baik kita selalu memuji dan memuliakan Tuhan. Tepat pada waktuNya, DIA pasti turun tangan menolong kita karena Dia adalah Allah yang bertahta di atas pujian umatNya.

Namun, setelah Tuhan menolong kita, sudahkah kita mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan ? Mari, carilah Tuhan juga ketika masalah kita sudah selesai. Masalah boleh membuat kita takut dan gentar tetapi janganlah kita sampai menjauh dari Tuhan. Hampiri dan cari Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka Tuhan akan berjalan di depan kita dan menjaga kita.

Nats kitab Mazmur 62 :1-4 berbunyi : 62:1 : Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud. 62:2 : Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. 62:3 : Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. 62:4 : Berapa lamakah kamu hendak menyerbu seseorang, hendak meremukkan dia, hai kamu sekalian, seperti terhadap dinding yang miring, terhadap tembok yang hendak roboh?

Nats tsb, Daud mengakui bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan. Tidak selamanya posisi yang tinggi atau kedudukan yang nyaman bisa lepas dari masalah. Tidak ada satu tempatpun di dunia ini yang dapat menjamin keselamatan kita. Hanya Tuhanlah jaminan keselamatan dan sumber kelegaan kita.

Ratapan 3 : 26 berbunyi : Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN. Meratap merupakan kondisi yang menggambarkan keadaan kita yang tidak tahu kapan doa kita akan dijawab Tuhan karena lama sekali. Jangka waktunya bisa bertahun-tahun Tuhan tidak menjawab kita. Sabarlah menunggu waktuTuhan karena hanya Dialah yang tahu kapan waktu yang tepat untuk doa-doa kita dijawab.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 26 Maret 2017 Pengkhotbah : Pdt Gordon Simaremare ( diringkas oleh :Judy Goenarto )


Archive