Dibebaskan vs Dibalaskan


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Dibebaskan vs Dibalaskan

Ayat pedoman : Lukas 4:16-19 & Yesaya 61:1-3 4:16 : Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. 4:17 : Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: 4:18 : "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku 4:19 : untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

61:1 : Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, 61:2 : untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, 61:3 : untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

Hidup kita yang sudah dibebaskan oleh Darah Yesus, lewat penebusanNya di kayu salib, amatlah mahal. Ketika Tuhan Yesus datang untuk yang pertama kalinya berfokus pada pembebasan manusia dari belenggu dosa. Tetapi, ketika Yesus datang untuk yang kedua kalinya, Dia akan datang sebagai Hakim untuk membalas setiap perbuatan manusia yang jahat.

Pada nats Matius 11:28–30 berbunyi sbb : 11:28 : Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 11:29 : Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 11:30 : Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Bila kita mengikuti Tuhan secara sungguh-sungguh, maka keempat hal ini pasti akan kita alami, yaitu :

1. Kelegaan (Matius 11:28) Kita harus mengikuti Tuhan dengan sungguh-sungguh supaya kita mendapatkan kelegaan. Tekanan dosalah yang membuat hidup kita tertekan. Dosa kita harus diampuni Tuhan agar kita bisa mendapat kelegaan sejati.

2. Ketenangan (Matius 11:29) Apabila seseorang yang telah diampuni dosanya dan hidup dipenuhi oleh Roh Kudus, maka hidupnya akan tenang.

3. Enak (Matius 11:30a)

4. Ringan (Matius 11:30b)

Bila kita sudah memperoleh kelegaan dan ketenangan, maka di saat kita melayani Tuhan akan terasa enak dan ringan.

Sebagai penutup, nats 2 Timotius 4:5-8 berbunyi sbb : 4:5 : Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! 4:6 : Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat. 4:7 : Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. 4:8 : Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Dengan demikian, dari ayat tsb dapatlah kita simpulkan bahwa kita pasti akan mendapat mahkota dari Tuhan apabila kita hidup kudus, memberitakan Injil dan mengasihi sesama kita.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 05 Februari 2017 Pengkhotbah : Pdt Jonas Souisa ( diringkas oleh : Judy Goenarto)


Archive