Kecewa


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Kecewa

Ayat pedoman : Kejadian 1:26-28

1:26 : Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 1:27 : Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:28 : Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Kecewa adalah suatu hal yang kita rasakan ketika segala sesuatu tidak berjalan seperti yang kita harapkan atau tidak dapat memiliki sesuatu seperti yang kita inginkan. Dalam hidup ini banyak sekali kekecewaan yang kita dapatkan dan tanpa disadari, sebenarnya kita sedang kecewa terhadap Tuhan.

Berbicara mengenai kekecewaan, orang kristen senang sekali bersembunyi dalam ayat firman Tuhan. Mereka lebih menyukai ayat yang menyenangkan hatinya saja dan cenderung menghindari ayat yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Ayat itu diklaim dan diucapkan terus menerus dengan penuh semangat. Hal itupun tidak salah. Apakah jawaban Tuhan akan selalu YA? Bisakah kita tetap bersyukur apabila jawaban Tuhan TIDAK atau TUNGGU ? Hal inilah yang membuat orang Kristen merasa bahwa mungkin saja dirinya kurang beriman, kurang percaya tetapi pada dasarnya karena mereka tidak mengetahui apa tujuannya mereka ketika menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Inilah dasar dari kekecewaan kita kepada Tuhan, yaitu motivasi kita yang tidak benar dan harus dikoreksi.

Orang bisa marah karena kecewa, orang bisa iri karena kecewa, orang bisa berselisih karena kecewa, dsb. Untuk kecewa terhadap Tuhan, tidaklah semua orang mau mengakuinya. Mungkin takut akan dosa. Jenis kecewa ini seringkali ditutupi dengan FirTu alias munafik.

Kecewa bisa jadi akibat kita kurang percaya / beriman. Terkadang alasan kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat hanya untuk bisa menikah di gereja, ada yang hanya ingin mujizat / kesembuhan bahkan ingin kekayaan semata. Akar kekecewaan inilah yang membuat kita berpaling dari Tuhan. Dasar iman dan kekristenan jenis ini yang seringkali ditemui pada orang Kristen yang kecewa.

Keselamatan berarti saat kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita bukanlah sekedar masuk surga dan mendapat berkat, berkat dan berkat. Terlebih dari semuanya itu, Tuhan sangat rindu manusia kembali sebagai ciptaanNYA yang mula-mula.

Dari nats tsb, adapun hal-hal yang dapat kita pelajari adalah sbb : 1. Kita diciptakan oleh Tuhan. Keberadaan kita ini adalah untuk Tuhan dan bukan Tuhan ada untuk kita. Jadi, hidup kita tidak bisa sesuka hati kita saja.

2. Kita diciptakan serupa dengan gambar dan rupa Tuhan. Ikut Tuhan bukan hanya soal mujizat dan berkat saja tetapi lebih dari itu, yang paling utama adalah memiliki perasaan dan pikiran sama seperti Tuhan. Hal ini tidaklah mudah dan membutuhkan proses. Baca selalu firman Tuhan setiap hari supaya kita tahu apa yang menjadi keinginan Tuhan dalam hidup kita.

3. Mencari tahu rencana Tuhan dalam hidup kita Apabila kita bisa memiliki perasaan dan pikiran kita seperti Kristus, maka kita pasti diberkati, bukan menurut cara kita, melainkan sesuai dengan cara dan rencanaNYA.

Kiranya kita semua bertobat menjadi ciptaan Tuhan yang mula-mula.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 11 Desember 2016 Pengkhotbah : Pdm Andy Djamian ( diringkas oleh : Judy Goenarto)


Archive