Tuhan Maha Tahu


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Tuhan Maha Tahu

Ayat Pedoman : Matius 26:20-25

26:20 : Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu. 26:21 : Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." 26:22 : Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?" 26:23 : Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku. 26:24 : Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan." 26:25 : Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

Kita mempunyai Tuhan yang tahu segala sesuatu tentang masa depan kita, baik soal keuangan, kesehatan, jodoh ataupun usaha kita. Apabila kita tahu bahwa Tuhan Yesus kita adalah Tuhan yang Maha Tahu dan sanggup memenuhi segala kebutuhan kita, maka kita sudah seharusnya tidak melakukan hal-hal di bawah ini sbb :

1. Tidak akan sembarangan melakukan sesuatu yang salah atau yang tidak berkenan kepada Tuhan di dalam kehidupan ini.

2. Tidak akan ada di dalam keterpurukan / kecemasan / kekuatiran dalam hidup ini.

Kita akan menjadi kuat bila kita yakin dengan bersama Tuhan Yesus maka segala hal yang mustahil akan menjadi nyata.

Pada Matius 26:39 : “Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Tuhan Yesus adalah 100% Tuhan dan 100% manusia, di saat yang sukar sekalipun, Yesus tetap memiliki sisi kemanusiaanNya. Diapun gentar menghadapi siksaan yang akan diterimaNYA. Tetapi seperti yang kita ketahui, Yesus tetap melakukan kehendak BapaNYA yang di Surga.

Sebenarnya yang Tuhan inginkan dalam hidup kita adalah kita bisa menang atas diri kita sendiri dan mau melakukan kehendak Allah. Kehendak dan keinginan manusia itu takkan pernah ada habis-habisnya.

Kitab Roma 7:19-20 berbunyi demikian : 7:19 : Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. 7:20 : Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.

Kalau kita sanggup dan mau melakukan segala sesuatunya dengan tulus buat Tuhan, maka Tuhan akan memperhitungkan kesetiaan kita.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 23 Oktober 2016 Pengkhotbah : Pdt Yofi Handyawan ( diringkas oleh : Judy Goenarto )


Archive