Ciri Nabi/Guru Palsu dan Cara Menghadapinya


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Ciri Nabi / Guru Palsu dan Cara Menghadapinya

Ayat bacaan : Matius 13:55 : “Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?”

1 Korintus 15:7 : “Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul.”

Yudas 1:1 :” Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus.”

Yudas 1:3-11 : 1:3 : Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.

1:4 : Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

1:5 : Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun sekali lagi membinasakan mereka yang tidak percaya.

1:6 : Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

1:7 : sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

1:8 : Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.

1:9 : Tetapi penghulu malaikat, Mikhael, ketika dalam suatu perselisihan bertengkar dengan Iblis mengenai mayat Musa, tidak berani menghakimi Iblis itu dengan kata-kata hujatan, tetapi berkata: "Kiranya Tuhan menghardik engkau!"

1:10 : Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.

1:11 : Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Iblis bekerja di jaman ini melalui hal ini yaitu : 1.Korupsi 2.Narkoba 3.Perzinahan 4.Penyembahan berhala 5.Terorisme

Contoh dari Alkitab mengenai 3 orang yang pernah hidup dan melayani Tuhan namun murtad, yaitu :

A. Kain

Dia membunuh Habel, adiknya karena masalah persembahan kepada Tuhan. Kecemburuan atas persembahannya tidak diterima oleh Tuhan, maka iapun membunuh adik kandungnya sendiri. Tipe orang seperti Kain ini di jaman sekarang digambarkan sebagai orang yang haus kekuasaan dan egois. Orang egois selalu punya motivasi lain di balik keaktifannya melayani Tuhan di gereja. Pada Ibrani 11:4 berbunyi : “Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

Pada zaman sekarang ini banyak orang yang seolah-olah melayani Tuhan dan aktif di gereja tetapi masih suka berbohong.

B. Bileam

Mempunyai motivasi lain dalam pelayanannya yaitu uang.

3. Korah

Memberontak terhadap Musa sebagai pemimpin umat Israel.

Bilangan 16:1-2 : 16:1 : Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, beserta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On bin Pelet, ketiganya orang Ruben, mengajak orang-orang

16:2 : untuk memberontak melawan Musa, beserta dua ratus lima puluh orang Israel, pemimpin-pemimpin umat itu, yaitu orang-orang yang dipilih oleh rapat, semuanya orang-orang yang kenamaan.

Walaupun Korah dihukum langsung oleh Tuhan tetapi anak-anak Korah dan keturunannya tidak dihukum, karena mereka melihat contoh yang tidak baik tsb tetapi tidak mengikuti perbuatan ayahnya maka Tuhanpun berkenan kepada bani Korah sehingga mereka banyak menulis Mazmur yang isinya memuliakan Tuhan.

Bilangan 26:10-11 : 26:10 : tetapi bumi membuka mulutnya dan menelan mereka bersama-sama dengan Korah, ketika kumpulan itu mati, ketika kedua ratus lima puluh orang itu dimakan api, sehingga mereka menjadi peringatan.

26:11 : Tetapi anak-anak Korah tidaklah mati.

Ada 4 hal penting dalam menghadapi nabi-nabi / guru-guru palsu di zaman ini yaitu :

1. Kenali dan pelajari Firman Tuhan dengan benar.

2. Berdoalah selalu dalam Roh Kudus

Yudas 1:20 : “Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.”

3. Tetap menjalin hubungan kasih dengan Allah Bapa.

4. Sabar menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 02 Oktober 2016 Pengkhotbah : Pdt Jonas Souisa ( diringkas oleh : Yudy Goenarto )


Archive