Kesetiaan


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Kesetiaan

Ayat Pedoman : 2 Timotius 4:10 “karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.”

Kesetiaan adalah salah satu karakter Tuhan. DIA tidak seperti kita, manusia yang mudah mengucapkan janji-janji tetapi sulit untuk setia.

Minimal ada 2 alasan yang membuat orang tidak setia, yaitu:

1.Selalu saja menyalahkan segala sesuatu yang ada di sekelilingnya 2.Suka membenarkan diri sendiri.

Ketidaksetiaan bukan barang langka, hal inipun kerapkali terjadi di dalam gereja Tuhan, seperti halnya Demas (2Timotius 4:10). Ciri-ciri orang yang tidak setia dalam mengikuti Tuhan yaitu :

A. Tidak mengikuti Tuhan dengan segenap hati Àpabila kita mengikuti Tuhan dengan segenap hati, maka kitapun akan terus berusaha melayani dan menyenangkan hati Tuhan dengan segenap hati kita. Kaleb merupakan contoh pribadi yang setia. Sekalipun, dia pernah mengalami janji yang tidak ditepati, dia tetap belajar setia selama 45 tahun mengikuti Yosua. Kalau kita mengikuti Tuhan dengan segenap hati, pastilah fokus kita hanyalah pada janji-janji Tuhan dan bukan pada masalah di sekeliling kita. Tuhan tidak pernah hitung-hitungan dengan orang yang setia. Apabila kita fokus pada Tuhan maka Tuhan pun pasti akan memampukan kita untuk melewati berbagai macam tantangan dan masalah dalam hidup ini.

B. Mencintai dunia ini melebihi cinta kita kepada Tuhan Dalam kehidupan ini, hanya ada 2 pilihan apakah mencintai Tuhan atau mencintai dunia ini, melebihi cinta kita kepada Tuhan. Ketika kita memutuskan mau ikut Tuhan, seringkali kita hanya mau yang enak-enak saja, kalau yang sudah susah atau sengsara, kita cenderung mengabaikan kehendak Tuhan. Padahal lewat segala masalah maupun tantangan dalam hidup ini, Tuhan akan memberikan sukacita yang akan memampukan kita melewati semuanya itu. Bila kita setia dalam perkara-perkara kecil maka Tuhan akan mempercayakan hal-hal yang jauh lebih besar.

C. Kehilangan kasih mula-mula Orang yang tidak menjaga hubungan atau relasi dengan Tuhan secara terus menerus maka semakin lama rasa cintanya kepada Tuhan akan semakin pudar. Kalau kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu yang ada di dunia ini, maka kita adalah orang-orang yang dicari Tuhan.

D. Ukuran kesetiaan seseorang hanya dapat dilihat pada akhir proses (bukan di awal proses). Mengikut Tuhan bukan seperti membuat kontrak selama 1 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun. Ikut Tuhan itu sampai seumur hidup kita. Apabila sampai pada akhir hidup kita tetap setia, maka kita adalah orang-orang yang teruji dan bisa dipercaya. Hanya waktu yang akan membuktikan kesetiaan seseorang pada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 22 Mei 2016 Pengkhotbah : Pdt Trivena ( diringkas oleh : Yudi Goenarto)


Archive