Bertumbuh ke Arah Kristus


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Bertumbuh ke Arah Kristus

Setiap orang percaya harus bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus. Orang yang sungguh-sungguh bertumbuh ke arah Kristus maka hidupnya akan mengembangkan gaya hidup yang semakin hari semakin menyerupai Kristus.

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui apabila pertumbuhan kita semakin ke arah Kristus sbb :

A. Orang yang bertumbuh ke arah Kristus, maka pikirannya akan dipenuhi oleh kebenaran. Contohnya adalah : DUSTA; berdusta dalam bentuk apapun tetaplah berdusta, walaupun dengan alasan berdusta demi kebaikan. Dusta itu sendiri sangat bertentangan dengan karakter Allah (1 Yoh 2 : 21-22 : “Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.”). Berdusta itu sendiri merupakan indikasi kehidupan berdosa kita (Wahyu 22:15 : “Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.”) Kebalikan dari dusta adalah kejujuran. Mengapa kejujuran selalu lebih baik? Karena kejujuran adalah suatu landasan hubungan yang dibangun di atas kepercayaan dan kepercayaan itu sendiri harus dibangun di atas kebenaran atau kejujuran. Kemah orang jujur akan semakin mekar dan usahnya maupun pekerjaan yang diusahakannya akan semakin berkembang dan terus berkembang.

B. Orang yang bertumbuh ke arah Kristus, maka matanya penuh dengan kekudusan. ( Amsal 15:1-33 )

C. Orang yang bertumbuh ke arah Kristus, maka tangannya akan selalu siap untuk menolong. Tanggalkanlah semua kebiasaan buruk kita yang merongrong orang lain dan berdoalah kepada Tuhan untuk mengubah kita agar seturut dengan kehendak dan rencanaNYA. Karena hanya di tangan Tuhanlah kita dapat diubahkan dari yang tadinya suka merongrong atau menganggu menjadi suka menolong bahkan dipakai oleh Tuhan, contohnya : Rasul Paulus. Berjuanglah dan berusahalah bukan untuk menjadi seseorang yang sukses semata-mata, tetapi berusahalah untuk menjadi seorang manusia yang memiliki makna atau nilai positif dalam kehidupan ini.

D. Orang yang bertumbuh ke arah Kristus, maka mulutnya akan selalu mengeluarkan kata-kata positif, yang memberi motivasi dan membangun. Orang ini bisa mengendalikan lidahnya agar tidak melukai siapapun, bahkan selalu melatih lidahnya agar dapat menguatkan banyak org (Amsal 12:8 : “ Setiap orang dipuji seimbang dengan akal budinya, tetapi orang yang serong hatinya, akan dihina.”)

E. Orang yang semakin bertumbuh dalam Kristus, maka hatinya akan selalu dipenuhi dengan hal-hal yang baik. Sikap hati yang perlu dimatikan atau dibuang jauh-jauh, yaitu : kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah, dan segala hal yang bersifat kejahatan. Periksa selalu hati kita, apapun yang buruk seperti yang diatas, maka buanglah itu jauh-jauh. Sebaliknya sikap yang perlu ditumbuhkembangkan adalah keramahan, penuh kasih mesra kepada pasangan kita, mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama kita dan saling memaafkan / mengampuni.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 24 Januari 2016 Pengkhotbah : Pdt Antonius Mulyanto ( diringkas oleh : Yudi Goenarto)


Archive