Hidup oleh Roh


Shalom saudaraku yang kekasih dalam Kristus,

Tema khotbah : Hidup oleh Roh

Ayat pedoman : 2 Kor 5 : 17 : “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Apakah kita sudah menjadi ciptaan yang baru ?

Apabila hidup kita benar di dalam Kristus maka secara otomatis manusia lama kita semakin lama akan semakin ditanggalkan. Orang yang menjadi ciptaan yang baru karena ada dia ada di dalam Kristus dan Kristus ada di dalam dia.

Bagaimana caranya supaya kita bisa tetap di dalam Kristus? Ada 3 hal yang harus diperhatikan sebagai berikut :

1. Roh kita perlu diperbaharui atau dibangkitkan (Roma 8) Orang yang hidup menurut roh akan dipimpin oleh roh sedangkan daging sudah tidak berkuasa lagi di dalam hidup kita. Mereka akan memikirkan perkara-perkara yang di atas (bersifat kekekalan). Sebaliknya, orang yang hidupnya menuruti daging akan selalu memikirkan hal-hal kedagingan (bersifat kebinasaan).

Pada nats Matius 6 : 33 berbunyi : “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Mari tetap bangkitkan roh kita supaya kembali bernyala bagi DIA.

2. Jiwa kita senantiasa bersuka dalam DIA Sesudah roh kita menyala, maka otomatis jiwa kitapun akan ikut bergairah kembali di dalam Tuhan.

3. Tubuh kita harus beretika Berbicara soal tubuh atau daging bisa dimulai dari sikap dan tutur kata kita yang selalu etis. Cara berpakaianpun harus sopan dan santun.

Agar roh kita selalu hidup maka harus diberi makan Firman Tuhan, yang merupakan sumber makanan bagi roh kita. Roh juga dapat kuat dengan puji-pujian dan penyembahan kepada Allah kita. Lewat pujian dan penyembahan maka akan terjadi hal-hal yang luar biasa. Lihat Kisah Para Rasul 16 :26 : “Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.”

Semua ikatan dosa akan dilepaskan dan dihancurkan ketika pujian dan penyembahan kita naikkan kepada Tuhan. Selanjutnya roh yang kuat juga perlu ‘diisi’ dengan banyak berdoa. Karena kuasa doa itu sendiri sangat besar. Ketika kita berdoa maka sebetulnya setengah dari masalah kita sudah selesai. Selain itu, apabila kita rajin berdoa maka akan tampak dari raut muka kita yang selalu bersinar dan bercahaya.

Tuhan Yesus memberkati !

Sumber : Khotbah ibadah GSY pukul 07:00 WIB Hari / Tanggal : Minggu, 17 Januari 2016 Pengkhotbah : Pdt Timotius Samosir ( diringkas oleh : Yudi Goenarto)


Archive